Langsung ke konten utama

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA INTERAKTIF AUTOPLAY PADA MATA PELAJARAN FIQIH MATERI HUKUM WARIS

 Pembelajaran pada hakikatnya digunakan siswa untuk mengembangkan potensi pada dirinya. Kegiatan pembelajaran melibatkan dua belah pihak yaitu peserta didik sebagai penerima pendidikan dan pendidik sebagai pemberi fasilitas. Secara luas media pembelajaran dimaknai sebagai materi atau peristiwa yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.  Secara umum media pembelajaran adalah semua saluran pesan yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi dalam proses belajar dan mengajar. 

    Pengembangan media pembelajaran interaktif dilakukan berdasarkan asumsi bahwa pembelajaran yang didalamnya disertai komunikasi akan cenderung memikat peserta didik serta memudahkannya dalam memahami materi dan akan lebih bermakna. Kreatifitas peserta didik juga dapat ditingkatkan melalui penerapan media interaktif pada kegiatan pembelajaran. Penggunaan media pada pembelajaran merupakan sebuah tuntutan, terlebih dizaman yang serba digital sekarang ini. Banyak sekali macam-macam media yang dapat digunakan untuk mendukukung kegiatan pembelajaran. Pembelajaran yang disampaikan dengan menggunakan media mampu memotivasi peserta didik untuk belajar, bahkan dapat membuatnya meningkatkan potensi prestasinya. Untuk mendukung proses pembelajaran dan guna untuk tercapainya hasil pembelajaran maka diperlukan adanya sarana dan prasarana sekolah.

Hal ini tercantum dalam PP No. 19 Tahun 2005, pasal 1 ayat 8 yang berbunyi :

“Standart sarana dan prasarana adalah standart nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolah raga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berekreasi, serta sumber belajar yang lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi”.

    Secara umum proses pembelajaran fiqih ditingkat Madrasah Aliyah disampaikan dengan menggunakan metode ceramah, Tanya jawab dan berdiskusi. Metode ini dinilai sangat pasif bagi peserta didik, karena tidak adanya interaksi antara pendidik dan peserta didik, dimana komunikasi hanya satu arah saja yakni dari pendidik, sehingga peserta didik tidak mendapatkan ruang berpendapat. keterlibatan langsung peserta didik sangat penting terhadap pemahaman penjelasan yang disampaikan oleh pendidik. 

    Salah satu factor yang mempengaruhi adalah minimnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi. Seorang guru harus melakukan refleksi dirinya, dengan cara berinovasi dan berkreasi dalam mengemas materi pelajaran menjadi menarik. Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan cara mengembangkan media pembelajaran melalui media interaktif. Media pembelajaran interaktif diartikan sebagai program pembelajaran yang berbasis multi media dengan menggunakan perangkat computer untuk menyampaikan materi-materi pembelajaran berupa audio-visual sehingga terjadi interaksi aktif antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa lainnya. Autoplay Media Studio merupakan perangkat lunak untuk membuat perangkat lunak multimedia dengan mengintegrasikan berbagai tipe media misalnya gambar, suara, video, teks, dan flash kedalam presentasi yang dibuat. Multimedia Autoplay merupakan suatu terobosan baru dari pengembangan media interaktif audio-visual yang akan dirancang sesuai dengan tema dalam Materi Fiqih yaitu materi Hukum Waris.


A.    Pengertian Pengembagan Media Pembelajaran

Pengembangan media pembelajaran merupakan inovasi-inovasi baru yang dilaksanakan untuk meningkatkan proses pembelajaran, hasil pembelajaran dan mutu atau kualitas pembelajaran. Berbagai bentuk pengembangan media terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang terus berkembang searah dengan perkembangan media dan teknologi pada era globalisasi. Penciptaan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan sangat diperlukan untuk memfalidasi penyampaian informasi kepada peserta didik agar mudah dipahami dan dimengerti. Sehingga belajar menjadi menyenangkan dan tidak jenuh.

Pengembangan dalam arti yang sangat umum berarti pertumbuhan, perubahan, pertumbuhan serta perlahan (evolusi), dan perubahan serta bertahap. Mengingat dalam focus pembahasan disini adalah pendidikan, maka diharapkan pendidikan akan menjadi ideal dan sempurna melalui tahapan-tahapan atau proses tertentu, perlu perencanaan yang matang, manifestasi dari perencanaan tersebut, serta evaluasi dari setiap program yang dijalankan.

Media sendiri berasal dari kata latin modern membarana yang berarti selubung tengah atau lapisan perantara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, media berarti alat (sarana) komunikasi, atau yang terletak diantara dua pihak (orang, golongan dan sebagainya).

Hamalik (1986) mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis siswa.

Adapun manfaat dari pengembangan media pembelajaran menurut Kemp dan Dayton (1985) adalah sebagai berikut:

 a.       Menyampaikan materi pembelajaran dapat diseragamkan

b.      Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik

c.       Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif

d.      Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa

e.       Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja

f.       Merubah peran guru kearah yang lebih positif dan produktif

g.      Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar

B.    Authoplay Media Studio

Pengertian Authoplay

    Media interaktif Autoplay merupakan perangkat lunak yang mampu memproduksi sebuah media pembelajaran berbasis multimedia E-learning. Produk yang dihasilkan oleh software autoplay berupa video presentasi yang diproduksi dalam bentuk CD dan bisa diunggah pada suatu blog atau platform lain sehingga video tersebut dapat diakses secara online. CD presentasi produk hasil autoplay memuat konsep ajar tutorial yang mencakup kriteria audio, visual dan kinestetik yang dapat menarik minat siswa untuk belajar.

Software autoplay dapat digunakan sebagai pengembangan aplikasi CBT (Computer Based Training), aplikasi multimedia, menu CD-Rom, CD Business Card, Presentasi marketing interaktif. Selain itu Authoplay Media Studio 8 adalah pengembangan aplikasi yang cepat dan sangat cocok untuk membuat apapun dari menu dan utilitas CD/DVD/USB dan dapat membuat media interaktif web, konektivitas, basis data, pemutaran video dan masih banyak lagi. Dengan aplikasi ini kita dapat membuat sebuah tampilan autorun presentation yang didalamnya terdapat tombol yang sangat berguna untuk menampilkan berbagai macam fail seperti foto, video, word, flash, gift, quiz creator, dan banyak lagi.

Media ini memungkinkan untuk membuat multimedia interaktif dengan professional dengan menggunakan produk ini. Dengan kekreatifan kita dapat membuat proyek dengan memanfaatkan program ini.

Adapun beberapa Tool yang ada dalam program Authoplay Media Studio adalah sebagai berikut :

1.      Objek Preview

Digunakan untuk menayangkan proyek yang kita buat agar dapat kita koreksi kembali apakah ada kesalahan dalam projek kita (ada kekurangan atau tidak).

2.      Objek build

Digunakan untuk mempublish project dari format *authoplay menjadi *exe. Kegunaannya adalah agar projek kita dapat digunakan di computer manapun

3.      Objek button

Digunakan untuk memasukan tombola tau file agar dapat berfungsi sebagai tombol panggil menuju halaman yang diinginkan.

4.      Objek image

Tool untuk memasukkan gambar kedalam aplikasi authoplay media studio, file gambar harus berformat Jpeg, Jpg, Png.

5.      Objek label

Digunakan untuk menaruh judul/label dari teks yang akan kita buat.

6.      Objek paragraph

Berfungsi untuk memasukkan pargraf yang panjang kedalam projek file kita

7.      Objek slideshow

Adalah tools yang digunakan untuk menampilkan foto atau gambar slideshow

8.      Objek video

Berfungsi untuk memasukkan file video kedalam project yang kita buat

9.      Objek flash

Digunakan untuk memasukkan file flash yang telah kita buat terlebih dahulu kemudian akan dimasukan kedalam proyek pembuatan produk media pembelajaran.


C.    Pembelajaran Fiqih

        Fiqih menurut bahasa “Tau atau faham, atau pemahaman yang mendalam yang membutuhkan pengarahan yang potensi pada akal. Adapun Abdul Wahab Khallaf berpendapat bahwa fiqih adalah hukum-hukum syara’ yang bersifat praktis yang diperoleh dari dalil-dalil terperinci. Al- Jurjanji mendefinisikan fiqih sebagai hukum-hukum syar’I yang menyangkut amaliyah dengan dalil-dalilnya yang terinci (tafsili). 

       Pembelajaran fiqih merupakan proses belajar untuk membekali peserta didik agar dapat mengetahui dan memahami pokok-pokok hukum islam secara terperinci dan menyeluruh, baik berupa dalil aqli maupun naqli. Dalam hal tersebut peneliti akan meneliti mata pelajaran fiqih yaitu hukum mawaris, mawaris ini sangat erat kaitannya dalam kehidupan sehari hari manusia khususnya bagi umat islam. Mawaris sendiri memiliki pengertian yang berasal dari jamak kata faroid, yang artinya ketentuan ataupun menentukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa faroid merupakan ketentuan-ketentuan tentang siapa saja yang termasuk dalam ahli waris yang berhak mendapatkan beberapa bagian yang didapatkan oleh ahli waris. 

        Selanjutnya mata pelajaran fiqih adalah salah satu pelajaran pendidikan agama islam yang diarahkan kepada siswa untuk mengarahkan siswa untuk mengenal, memahami, menghayati terutama dalam hal beribadah, yang kemudian akan menjadikan pelajaran fiqih ini sebagai dasar pedoman hidup seluruh manusia, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, pelatihan, dan pembiasaan. Dengan adanya hal tersebut guru dituntut untuk menerapkan strategi atau metode belajar yang tepat bagi peserta didik agar materi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik dan benar. Dalam pembelajaran fiqih, perlu mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi dan inovatif sehingga akan membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang abstrak. 









Komentar